RSS

About

Rabbit Town Bandung: Biar Hasil Swafotomu Enggak Begitu-Begitu Aja


Suka bosen ya melihat hasil swafoto yang begitu-begitu aja. Kepenginnya punya foto yang variatif dan kreatif. Mungkin, kamu mesti datang ke tempat yang tepat. Di mana tempat itu memanjakan kreativitasmu. Bisa dibilang Bandung punya tempat-tempat wisata yang merangsang kreativitasmu berswafoto. Salah satunya Rabbit Town Bandung. Si kembar petualang dan pengembara mau cerita pengalaman kami ke sana.

Sebenernya Evi anaknya kurang suka foto-fotoan, beda sama Eva. Tapi kali ini Evi yang ngajak main ke sana, mungkin Evi lagi kumat isengnya. Ya Eva sih malah kesenengan, udah ngebayangin menimbun banyak foto.

Rabbit Town Bandung: Biar Hasil Swafotomu Enggak Begitu-Begitu Aja
Konsep Rabbit Town
Sebagai tempat yang dikhususkan untuk memanjakan para pencinta swafoto, Rabbit Town Bandung menata keseluruhan venue-nya secantik mungkin. Meskipun mengusung tema utama kota kelinci, kita akan menemukan varian nuansa. Ini nih yang bikin hasil swafoto kita enggak menjemukan dan enggak begitu-begitu aja. Ada varian spot yang memberi sensasi sedang berada di banyak tempat berbeda, yaitu nuansa Yunani, berkunjung ke tempat para superhero, main dengan binatang, mitos permohonan, sampai yang membangkitkan romantisme seperti mitos gembok cinta. Ya bayangin aja, luas tempat ini dua hektar dengan rumah berisi tiga puluh kamar. Jadinya punya banyak ruang untuk berbagai dekorasi.


Jelajah Kota Kelinci
Ketika masuk, kita berasa berada di kota kelinci karena patung-patung dan lukisan kelinci bertebaran di mana-mana. Puas-puasin deh berfoto dengan para kelinci raksasa yang berpose menggemaskan. Kalau pengin berinteraksi dengan kelinci beneran yang imut-imut itu, ada spot khususnya juga. Para kelinci gemuk berbagai jenis menunggumu untuk bermain bareng, boleh banget loh kalau mau ngasih makan. Bermain dengan kelinci bakalan bikin kamu bahagia, tujuan Rabbit Town sih memang begitu, sesuai dengan slogannya: The way to more happiness. Pastinya kalau ketemu kelinci lucu kamu enggak akan melewatkan buat berfoto dengan mereka, kan?




Varian Wahana Untuk Berswafoto
Seperti yang disinggung tadi, Rabbit Town Bandung menyediakan banyak wahana. Apa aja sih? Ada berderet-deret wahana yang bisa kamu jelajahi sampai kaki pegel, seperti LA Store, Rabbit Villa, Love Lock, Museum Of Ice Cream, Koi Garden, Lala Town Playground, Arderic Tree House, Dove Garden, Dragon Fish, Jungle Arena, Love Light, Hollywood Land, Cookie Monster, Bambi Love, Lala Story, sampai Monkey Groove. Tuh, enggak kurang banyak gimana coba? Wahana-wahana tadi terbagi menjadi yang sudah sepaket dengan tiket masuk, beberapa lagi punya kebijakan tiket tersendiri, yaitu sebesar Rp20.000,- per satu wahana.

Menulis harapan di Whising Wall
Kami ceritakan spesifik beberapa wahana yang menarik perhatian si kembar petualang dan pengembara aja ya.
Di Wishing Wall tampak papan-papan sign besar yang mewakili satu “wish” semacam health, wealth, happiness, dan lainnya. Kami menuliskan harapan yang ingin terwujud di kertas bulat yang kemudian diikat ke wall itu.
Selain tempat kelinci, ada lagi tiga wahana dimana kita bisa bermain dengan binatang, yaitu Monkey Groove, ikan koi di Koi Garden, dan burung di Arderic Tree House. Monyet-monyet di Monkey Groove ini kelihatan lincah-lincah banget, berayun-ayun ke sana kemari.


Love Light

Buat kamu yang datang sama pasangan, jangan sampai kelewatan menggembok cinta kalian di area Love Lock. Di sana terdapat tempat duduk yang menghadap ke venue Love Light. Pemandangan yang romantis loh, karena Love Light ini tempat bernuansa Yunani. Berdiri pilar-pilar yang di atasnya dipasang lampu, sehingga saat malam tiba, ketika lampu-lampu itu dinyalakan, kelihatan indah banget.

Ruang Axion

Siapa nih yang superhero addict kayak Evi? Ruangan Axion yang memiliki dekorasi banyak action figure cocok buatmu. Di sana ada Spiderman dalam adegan legendaris. Itu loh yang Spiderman menggantung dan mencium kekasihnya. Untungnya patung seukuran manusia di sana enggak cuman Sipderman, ada juga Superman, sehingga si kembar bisa pilih pasangan yang beda. Eh, gimana... gimana?
Beda lagi kalau datang bareng keluarga. Anak-anak yang enggak suka berswafoto enggak akan dibikin bosen, karena ada wahana-wahana khusus buat mereka bermain seperti Lala Town Playground. Mereka bisa main flying fox mini, menggambar, menyetir mobil-mobilan, dan beberapa permainan lain. Catatannya, masuk area ini harus menggunakan kaus kaki, biar tempatnya tetap bersih. Jangan khawatir kalau enggak bawa, mereka menyediakan kaus kaki seharga Rp15.000,- Jika kepengin mengasah kreativitas anak membuat crafting atau memasak? Masuk deh ke area Cookie Monster.
Udah? Belum dong. Di antara semua wahana, area Pink Ice Cream ini juaranya buat berswafoto. Dindingnya didekorasi gambar-gambar es krim beraneka ragam. Nah, kalau kamu sering lihat foto dengan latar pisang-pisang bergelantungan berwarna kuning dan pink, di sini tempatnya. Kamu juga bisa berfoto dengan potongan es krim potong besar, gantungan ice cream cone dari lampu kecil yang menyala-nyala, atau ayunan es krim. Tapi... kamu mesti sabar mengantre, ya namanya juga spot favorit.

Ruang Pink Ice Cream

Restoran Rabbit Town
Setelah berkeliling dan berswafoto dengan berbagai gaya kreatif pastinya ngabisin banyak energi, biasanya timbul bibit-bibit lapar. Tenang, ada restorannya kok, bahkan ada beberapa pilihan. Mau yang indoor atau outdoor. Restoran paling besar ada di dekat tempat masuk. Ada satu yang unik, namanya Fantasy Mart. Kelebihannya karena berbentuknya seperti rumah kurcaci. Nah, bisa foto ala-ala witch juga di sini. Pencinta gelato juga bakalan terpuaskan, soalnya ada stand khususnya. Ngomongin jenis makanan, cukup variatif, mulai dari tradisional, Asian, Western, dan Eropa. Harganya berkisar antara Rp20.000,- sampai ratusan ribu.


Lokasi, Rute, Tiket Masuk, dan Jam Buka
Udah cukup penasaran sama Rabbit Town? Waktunya kami ngasih tahu soal lokasi, rute, harga tiket masuk, dan jam bukanya.




Lokasi:
Rabbit Town Bandung berada di di Jl. Ranca Bentang No.30-32, Ciumbuleuit, Cidadap, Kota Bandung.
Rute:
Untuk menuju tempat ini, kamu bisa mengambil rute dari Jalan Babakan Siliwangi atau dari arah Cihampelas menuju Jalan Ciumbuleut. Lokasinya memang agak ke dalam dari jalan besar Ciumbuleut menuju Ranca Bentang. Menuju ke sana, kamu mesti menggunakan kendaraan pribadi atau ojek, enggak ada angkot atau kendaraan umum dari Jalan Ciumbuleuit soalnya. Jangan khawatir soal parkiran, karena tempat parkirnya luas kok. Kalau enggak kebagian pun, bisa parkir di area jalan luar.
Tiket:
Tiket Rabbit Town Bandung per orangnya dikenai biaya Rp25.000,-. Sistem cashless di sini membuat kamu mesti membeli E-Card khusus seharga Rp5.000,-. Kalau uang di E-Card habis, kamu bisa top up di stastion atau di wahana berbayar. Sedang buat tiket terusan harganya Rp150.000,-. Fyi, anak-anak di bawah 5 tahun enggak kena biaya.
Jam Buka:
Rabbit Town Bandung buka setiap hari mulai jam 10.00 sampai 20.00 WIB. Sedang di hari Sabtu bukanya mulai jam 09.00 sampai 20.00 WIB.



Mandi bola

Berminat membuat swafoto yang enggak begitu-begitu aja? Cobain aja sensasi tempat wisata swafoto ini, lalu... selamat bertualang di Rabbit Town Bandung yang Instagramable.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Chez Bon Hostel: Hostelnya Para Backpacker dan Traveler di Bandung

Chez Bon Hostel: Hostelnya Para Backpacker dan Traveler di Bandung
Chez Bon Hostel: Hostelnya Para Backpacker dan Traveler di Bandung

Bandung di akhir tahun serupa sarang semut penuh gula. Orang-orang datang menyemut menikmati kota yang berdenyut sepanjang hari. Paket-paket liburan dan hiburan bertabur menjadi magnet yang menawan. Maka tak heran, kota ini seribu kali lebih penuh, lebih hidup, lebih tumpah. Saat-saat seperti itu turis domestik dan mancanegara berebut tempat tinggal. Keluarga, pasangan, atau pelancong solo. Semalam atau beberapa malam.

Di Braga, bagian kota tua Bandung terdapat sebuah hostel. Namanya Chez Bon Hostel, hostelnya para backpacker dan traveler di Bandung. Tepatnya di Jl. Braga No. 45, bersebelahan dengan restoran (atau pub?) Hangover. Hostel ini sudah cukup terkenal bagi kalangan backpacker karena harganya yang terjangkau dan fasilitasnya bersahabat. Bagi si kembar traveller, ini pengalaman pertama. Maklum, kami masih bertualang di dalam negeri dan masih lebih suka menginap di guest house. Karena konon kabarnya hostel sudah menjadi makanan sehari-hari para backpacker bila melancong ke luar negeri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS